image01

RSUD dan Dinas Kesehatan Jajaki Dengar Pendapat Bersama Komisi II DPRD Kota Tangerang

KOTA TANGERANG - Kinerja RSUD dan Dinas Kesehatan serta Puskemas di Kota Tangerang mendapatkan apresiasia positif dari Komisi II DPRD Kota Tangerang. Hal itu menyusul adanya Hiering dengan dewan dalam pencapaian kinerja penambahan infrastruktur secara masif serta peningkatan pelayanan kesehatan kepada pasien yang dinilai lebih baik dari sebelumnya.

Apresiasi itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Hj. Kartini, saat bersama para anggota menerima rombongan Dinas Kesehatan dan Tiem BPJS Kota Tangerang, di ruang Banmus kantor DPRD Kota Tangerang. Kamis (25/01/2018) kemarin.

“Cukup bagus. Banyak perubahan, kemajuannya sangat pesat meski fasilitas pendukung maupun aspek pelayanan masih perlu terus ditingkatkan,” ucap Hj. Kartini

Dari dengar pendapat, sarana dan prasarana di RS RSUD Kota makin lengkap dengan tersedianya berbagai fasilitas rawat inap sekarang ini. Masyarakat terutama yang berdomisili di wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya tak perlu lagi pergi jauh mendapatkan pelayanan kesehatan yang lainnya.

Perbaikan ruang ICU, UGD, rawat inap serta rencana pembangunan area publik untuk keluarga penunggu pasien dinilainya sangat mendukung terwujudnya pelayanan prima kepada masyarakat.

“Area publik ada fasilitas kantin yang bisa menjadi solusi untuk memindahkan para pedagang di depan itu. Jadi nanti akan tertata rapi. Upaya ini sekaligus menjadi solusi yang tepat,” kata dia.

Di bidang pelayanan, RSUD ternyata sudah memiliki Customer Service (CS) dan unit Humas yang keberadaannya sangat membantu pasien maupun keluarganya untuk mendapatkan informasi, pengecekan kelengkapan adminstrasi sampai pendampingan mendapatkan pelayanan medis.

“CS dan Unit Humas ini luar biasanya fungsinya. Kesulitan dari pasien atau keluarganya yang ingin mendapatkan layanan kesehatan di sini bisa terlayani. Jadi bisa mencegah diskomunikasi yang di RS lain sering menjadi masalah. Tapi sayang hanya ada dua orang personelnya, mestinya ditambah. Bila perlu Satpam diberdayakan, kaya di kantor-kantor perbankan itu,” sarannya.

Namun di sisi lain, untuk pelayanan kepesertaan BPJS disorotnya kurang memuaskan. Pasalnya, baru ada petugas BPJS saja yang standby di RSUD. Sedangkan pegawai dari Dinas Sosial masih kosong.

“Mestinyakan ketiga lembaga ini lengkap, ada di sini semua supaya pelayannnya cukup satu meja. Supaya masyarakat yang mau ngurus BPJS program PIB APBD tidak usah bolak-balik ke Dinas Kesehatan. Kasihan kan,” ucapnya.

Ditambahkan Hj. Kartini, upaya pembenahan RSUD Kota Tangerang ini akan terus menjadi pantauan dari Komisi II yang memang menjadi mitra kerjanya. Pihaknya selaku dewan berharap, pembenahan infrastruktur maupun layanan dapat segera dioptimalkan sampai dengan awal tahun ini.

Secara khusus, dia memuji sikap keterbukaan dan komunikatif dari Direktur RSUD Dr. Feryansyah bersama jajarannya. Sikap ini diyakininya menjadi modal besar kemajuan RS dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Direktur RSUD Kota Tangerang berjanji untuk melaksanakan masukan, saran dan kritik para anggota Dewan. Diakui aspek pelayanan belum optimal, karena itu pembenahan secara masif masih dan akan terus dilakukan.

“Ini kita terus berbenah. Semua hasil hearing Komisi II ini menjadi masukan sekaligus bahan evaluasi kami untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Kami juga memohon dukungan dan bantuan supaya apa yang kita lakukan bersama ini berjalan dengan baik sesuai rencana,” tandas Dr feryansyah.


» 2018-03-09