Top

DPRD Apresiasi 3x3 Pinbal Tournament, Dorong Pembinaan Atlet Muda




DPRDKOTATANGERANG - Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, mengapresiasi penyelenggaraan 3x3 Pinbal Tournament yang digelar oleh Pinang Basketball Club Kota Tangerang di Pacific Garden Alam Sutera. Turnamen yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 tersebut menjadi wadah positif bagi para atlet muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui olahraga bola basket.

Menurut Andri, kehadiran turnamen ini menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem olahraga basket di Kota Tangerang yang tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Saya menyambut baik penyelenggaraan Pinbal Tournament 3x3 ini sebagai wadah bagi para pecinta basket untuk berkompetisi secara sehat. Basket tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab,” ujar Andri usai membuka 3x3 Pinbal Turnamen, Jumat (5/6/26).

Ia juga menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan basket semakin diminati oleh berbagai kalangan. Menurutnya, di tengah perkembangan basket sebagai olahraga yang populer, aspek pembentukan karakter harus tetap menjadi perhatian utama.

“Basket bukan hanya olahraga yang semakin berkembang, tetapi juga sarana membentuk karakter. Melalui turnamen ini, kami berharap lahir bibit-bibit atlet yang dapat mengharumkan nama Kota Tangerang di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Lestari mengungkapkan, bahwa turnamen tahun ini mendapat respons yang sangat positif dari komunitas basket. Sebanyak 77 tim tercatat mengikuti kompetisi yang tidak hanya diikuti peserta dari Kota Tangerang, tetapi juga dari berbagai daerah, terutama Jakarta.

“Kurang lebih ada 77 tim yang bergabung dan mendaftar pada Pinbal Tournament 3x3 tahun ini. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Tangerang, tetapi juga dari luar daerah, dengan peserta terbanyak berasal dari Jakarta,” ungkap Lestari.

Lebih lanjut, Lestari menjelaskan bahwa turnamen ini memiliki fokus utama pada pembinaan atlet usia dini dan remaja sebagai bagian dari upaya mencetak generasi atlet basket yang berkelanjutan.

“Target utama kami adalah pembinaan. Oleh karena itu, kategori yang dipertandingkan meliputi Kelompok Umur (KU) 10, 12 putra dan putri, 14 putra dan putri, 16 serta 18 putra dan putri, hingga kategori komunitas atau umum untuk putra,” jelasnya. (dsw)