Top

Momentum Sumpah Pemuda, Komisi II Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan




DPRDKOTATANGERANG - Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam mendorong pembangunan daerah. Untuk itu, Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong optimalisasi peran pemuda melalui penguatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan teknologi digital.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang, Gesuri Mesias Bintang Merah mengatakan, bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Tangerang. Potensi tersebut perlu didukung melalui berbagai program kepemudaan yang mampu meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan daya saing generasi muda.

“Komisi II berkomitmen untuk mendorong pemuda agar berperan aktif dalam pembangunan di Kota Tangerang. Kegiatan kepemudaan, seperti pelatihan keterampilan dan dukungan terhadap atlet-atlet muda, menjadi salah satu langkah awal untuk menumbuhkan semangat berkontribusi dan membangun Kota Tangerang bersama-sama,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (28/10/26).

Ia menambahkan, peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi menjadi aspek penting dalam mempersiapkan pemuda menghadapi tantangan dunia kerja. Dalam hal ini, program pelatihan yang dilaksanakan bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk membekali generasi muda dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan bersama Disnaker merupakan salah satu program konkret untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda. Harapannya, mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendapatkan pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelasnya.

Selain keterampilan kerja, Gesuri menilai penguasaan teknologi digital juga perlu menjadi perhatian dalam pengembangan kapasitas pemuda. Di tengah perkembangan ekonomi yang semakin bergantung pada teknologi, kemampuan memanfaatkan platform digital dapat membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berwirausaha dan memperluas jangkauan pasar.

“Pelatihan yang berkaitan dengan digitalisasi, seperti pemasaran daring atau online marketing, juga penting untuk terus dikembangkan. Saat ini, kita berada di era yang serba digital dan daring. Karena itu, pemuda perlu dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi agar dapat menciptakan peluang ekonomi dan bersaing di tengah perkembangan zaman,” ungkapnya.

Menurutnya, optimalisasi peran pemuda dalam pembangunan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang bagi pemuda untuk mengembangkan potensi sekaligus terlibat aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. (dsw)