image01

KOMISI II DPRD: MINTA PENGELOLAAN KESEHATAN HARUS BISA DI FASILITASI DENGAN BAIK

 

TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengatakan tentang kaitan pengelolaan fasilitas kesehatan. Pemkot Tangerang lewat Dinas Kesehatan diminta untuk belajar ke daerah lain terkait hal tersebut.

Pengelolaan Kesehatan fasilitas dimaksudkan adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota tangerang. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang, Anggraini Jatmika Ningsih.

Ia mencontohkan pengelolaan fasilitas kesehatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Disana dinobatkan sebagai salah satu daerah yang dianggap berhasil dalam hal tersebut.

“Di wilayah tersebut terdapat rumah sakit plat merah yang berdiri dengan megah, yakni RSUD Cimacan. Padahal, sebelumnya rumah sakit tersebut hanyalah puskesmas rawat inap biasa ,” Ungkap anggota legislatif yang cantik ini kepada tiem humas DPRD. Usai melakukan hearing Bersama Dinas Kesehatan kota Tangerang beberapa hari yang lalu.

Awalnya tambah Mika, bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama itu naik status menjadi rumah sakit tipe D. “Saat kami berkunjung  Bersama tiem kesana tahun ini, statusnya sudah berganti menjadi Rumah Sakit Umum daerah (RSUD), tuturnya.

Dia juga menambahkan, dalam suatu kesempatan pihaknya pernah menyampaikan keberhasilan transformasi yang dilakukan RSUD Cimacan kepada Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

“Pada kegiatan hearing dengan dinkes beberapa waktu lalu, kami sampaikan kepala Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, bu Dini, tentang keberhasilan RSUD Cimacan. Saya meminta agar jajarannya mau belajar banyak tentang pengelolaan fasilitas kesehatan disana,” Ujar Mika.

Ia juga menilai bahwa keberhasilan RSUD Cimacan tidak lepas dari manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan yang baik. Mereka mau berjuang keras meski saat itu terkendala terbatasnya anggaran.

“Jadi yang saya tahu, mereka jemput bola ke pusat (pemerintah pusat-red) hingga akhirnya bisa mendapatkan anggaran dari pusat. Kalau dilihat dari APBD-nya, kan Kabupaten Cianjur lebih kecil dari Kota Tangerang. Kenapa kita tidak bisa seperti mereka,” Lanjut politisi PDI.

Ia berharap Dinkes Kota Tangerang, mencoba dan mau belajar dari RSUD Cimacan dalam hal memperbaiki manajemen pengelolaan fasilitas kesehatan secara optimal dan sebisa mungkin.

“Sekarang mau atau tidak Dinkes Kota Tangerang berjuang. Jangan karena sekali ditolak terus berdiam diri dan pasrah begitu saja. Harus terus berupaya sampai berhasil dong. Ini kan untuk kepentingan masyarakat dalam memaksimalkan layanan Kesehatan nantinya,” Katanya. (dprd) 

 

» 2021-11-05