image01

Terkait Adanya Layanan PDAM Kota Tangerang Komisi III DPRD Kota Tangerang Bersedia Menerima Keluhan

TANGERANG – Peralihan pelanggan  dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Kerta Raharja Benteng (TB) Kota Tangerang membuat pelayanan konsumen terganggu dan menjadi buruk. Di antaranya terkait adanya tagihan pelanggan dan kualitas pelayanan air bersih yang ada di wilayah kota tangerang

Dalam hal ini, Anggota DPRD Kota Tangerang, Fauzan Manafi Albar akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya pengaduan dan keluhan warga di masa pandemik sekarang ini.

Ia menilai, pengelola  PDAM dalam menghitung pemakaian air pelanggan tidak efektif dalam pencatatan secara detail. Awalnya, di masa Pandemi petugas mengalami kesulitan dalam membaca meteran air PDAM. Hal ini dikarenakan pegawai tidak memungkinkan membaca langsung dan mengecek meteran air dari rumah ke rumah. Dengan demikian, banyak warga sendiri yang melaporkan pemakaian air PDAM melalui nomor tertentuyang telah disediakan oleh PDAM.

“Itu juga tidak efektif dan tidak tertib, Sehingga berjalannya waktu, itu menjadi akumulasi dari bulan satu ke bulan yang lainnya. Nah, kalau adanya akumulasi, jadi tagihannya menjadi sangat  tinggi dalam membayar tagihannya setiap bulan,” Ujar Fauzan Manafi Albar, Anggota DPRD Kota Tangerang. Selasa (9/11/2021)

Fauzan berharap seharusnya di masa transisi peralihan dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke PDAM Tirta Kerta Raharja Benteng (TB) Kota Tangerang, agar PDAM seharusnya dapat terlebih dulu mensosialisasikan kembali tarif pemakain air kepada masyarakat di Kota Tangerang.

“PDAM harus membaca betul meternya dengan teliti. Berapa meter pemakaian warga. Penagihannya sesuai pemakaian airnya. Kalau dirasakan berat, harus dilihat secara bersama. Jangan menetapkan sendiri atau main tembak begitu saja. Dan harus disosialisasikan ke warga. Tarif meter perkubiknya berapa,” Tegasnya.

Kami selaku Anggota Dewan yang juga wakil nya masyarakat, siap kapan saja bersedia membuka keluhan masyarakat Kota Tangerang jika terjadi kerugian yang menimpa warga dalam pelayanan kualitas air PDAM

‘”Bila masyarakat belum puas, komisi 3 yang membidangi perusahaan daerah, siap memfasilitasi dan memediasi antara PDAM dengan masyarakat pelanggan,” Katanya (dprd)

 

» 2021-11-09