image01

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Dedi Candra Wijaya, membahas masalah pengangguran pada Reses I Tahun 2021 – 2022, yang digelar di RW 02, Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Sabtu (27/11)..

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Dedi Candra Wijaya, membahas masalah pengangguran pada Reses I Tahun 2021 – 2022, yang digelar di RW 02, Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Sabtu (27/11)..
Penjelasan yang diuraikan politisi Partai Persatuan pembangunan (PPP) ini berkaitan dengan pertanyaan warga yang disampaikan warga pada kegiatan reses tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat di lingkungan itu menyampaikan keluh kesahnya terkait sulitnya mendapatkan kerja serta tingginya angka pengangguran. Padahal di daerah itu merupakan kawasan industri dan dikelilingi banyak pabrik.
“Jangan sampai ayam mati di lumbung padi,” ungkap Tatang, tokoh masyarakat setempat. Pertanyaan lain juga disampaikan Rendi, warga yang pernah mengikuti pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang.
Menurutnya, pelatihan kerja yang didapat tidak sesuai dengan harapannya. Pasalnya, ia hanya mendapatkan selembar sertifikat bukti telah mengikuti pelatihan tersebut.
“Mestinya warga yang telah mengikuti pelatihan kerja, bisa disalurkan oleh Disnaker untuk dapat bekerja di perusahaan sesuai dengan keterampilan yang didapat,” papar Rendi.
Menjawab pertanyaan warga terkait sulitnya mendapatkan kerja, Dedi menjelaskan bila masalah pengangguran tidak hanya menjadi problem pemerintah daerah saja, tapi juga pemerintah pusat.

» 2021-12-06