Top

Antisipasi Tawuran Pelajar, DPRD Usulkan Satgas Khusus Pengawasan Medsos




DPRDKOTATANGERANG - DPRD Kota Tangerang menegaskan pentingnya peran keluarga, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam mencegah maraknya tawuran pelajar yang kini semakin berkembang melalui media sosial.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak agar terhindar dari tawuran. Ia menegaskan, pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai positif, dan pengawasan yang konsisten menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas.

“Saya mengimbau kepada para orang tua untuk selalu memantau aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai kita tidak mengetahui pergaulan mereka, lalu tiba-tiba anak kita menjadi korban atau bahkan terlibat dalam tawuran. Peran orang tua sangat penting untuk memberikan pengawasan, nasihat, dan arahan agar anak-anak terhindar dari perilaku negatif,” ujar Rusdi.

Ia juga menyoroti perubahan pola tawuran yang kini tidak lagi didominasi konflik antarsekolah, melainkan melibatkan kelompok atau komunitas yang terbentuk melalui media sosial. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut langkah antisipatif dari pemerintah daerah, termasuk melalui pemantauan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang terhadap aktivitas komunitas yang berpotensi memicu tawuran.

“Fenomena ini menuntut pemerintah daerah untuk mengambil langkah antisipatif. Kami mendorong Diskominfo memantau aktivitas komunitas di media sosial yang berpotensi menjadi pemicu tawuran, serta mengharapkan peran aktif kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas di Kota Tangerang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi, meminta Diskominfo Kota Tangerang untuk melakukan pelacakan terhadap akun media sosial yang diduga menjadi sarana penyebaran maupun glorifikasi aksi tawuran pelajar.

“Kami meminta Diskominfo untuk menelusuri pengelola akun media sosial yang sengaja memamerkan atau memprovokasi aksi tawuran. Jika diperlukan, dapat dibentuk satuan tugas khusus yang bekerja sama dengan Polres Metro Tangerang Kota untuk melakukan penanganan secara komprehensif,” ujar Junadi.

Selain pengawasan di ruang digital, Junadi juga mendorong penguatan pengawasan di tingkat kewilayahan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, lurah, camat, RT/RW, unsur pengamanan lingkungan, serta Satpol PP perlu meningkatkan patroli malam dan pengawasan di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi potensi tawuran pelajar serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (dsw)