DPRDKOTATANGERANG - Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, mengimbau seluruh masyarakat untuk melaksanakan malam takbiran secara khidmat di masjid atau mushola di lingkungan masing-masing tanpa melakukan konvoi atau arak-arakan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan kerawanan sosial.
Hal tersebut disampaikan usai mengikuti Apel Siaga Pengamanan Malam Takbir di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (20/3/26).
“Tadi disampaikan juga takbiran ini diminta seluruh masyarakat untuk tidak melakukan arakan-arakan massa, tidak lagi ada takbiran keliling yang berpotensi mendorong berbagai ketidaknyamanan dan berbagai kerentanan secara sosial, khususnya konflik sosial segala macam,” ujar Rusdi.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam menggelar apel siaga sebagai langkah preventif menjaga kondusivitas wilayah, serta berharap melalui kegiatan tersebut, Kota Tangerang tetap aman dan nyaman dalam menyambut malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri.
“Kegiatan apel siaga ini merupakan langkah positif yang terus kita lakukan setiap tahun untuk menjaga dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam merayakan malam takbiran,” tambahnya.
Rusdi menekankan, bahwa Hari Raya Idulfitri merupakan momentum kemenangan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan penuh keberkahan. Ia berharap, pasca perayaan Idulfitri, Kota Tangerang dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih maju dengan masyarakat yang harmonis, serta terhindar dari potensi konflik sosial.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026.
“Hari ini kita melaksanakan apel pengamanan malam takbir secara serentak di jajaran Polda Metro Jaya. Total kekuatan personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota, dan potensi masyarakat sebanyak 1.839 personel yang disiagakan di 41 titik strategis,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengamanan juga didukung dengan pendirian pos pengamanan dan pelayanan sebanyak 7 pos, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu. Selain itu, terdapat 100 titik pelaksanaan Salat Idulfitri yang juga menjadi fokus pengamanan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan yang telah disampaikan demi menjaga ketertiban bersama. Dengan sinergi seluruh pihak dan dukungan masyarakat, kami berharap perayaan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri di Kota Tangerang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat,” tutupnya.