Top

Komisi I Minta Pengembang Banjar Wijaya Serahkan Aset Fasos Fasum ke Pemkot Tangerang




DPRDKOTATANGERANG - Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi, menegaskan kepada Pengembang Banjar Wijaya untuk segera menyerahkan Fasos-Fasum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk dapat dikelola sebagaimana mestinya. Hal ini disampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), diruang Badan Anggaran, pada Jumat (7/8/26).

Junadi menerangkan fasos fasum yang terletak di depan masjid Al-Hidayah, didalam perumahan Banjar Wijaya belum diserahkan oleh pihak pengembang. Diketahui, pihak pengembang hanya baru melakukan pengukuran bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk nantinya diserahkan ke Pemkot Tangerang.

"Kita telusuri bahwa memang dari pihak developer baru proses mau menyerahkan. Dalam proses mau menyerahkan dan belum didatarkan di BPSU-nya, dan akan kita pantau terus sampai pihak pengembang menyerahkan aset fasos-fasum milik Pemkot Tangerang," jelas Junadi

Junadi menambahkan, tersisa sekitar 16 persen tamah yang belum diserahkan ditambah dengan luas tanah makam 1000 meter kepada Pemkot Tangerang. Untuk itu Komisi I akan terus mendorong pihak pengembang agar segera menyerahkan aset milik Pemkot Tangerang.

"Tadi sudah kita tekankan dari pihak developer segera menyerahkan fasos fasum yang hari ini dalam proses pengukuran dan setelahnya nanti Dinas Perkim akan membuat sertifikat untuk menjadi aset milik Pemkot Tangerang," ujarnya.

Sementara itu Ketua RW 03 Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Mustofa Kamaludin mengungkapkan kekecewaannya kepada pengembang yang tidak memiliki komitmen untuk menyelesaikan permasalahan fasos fasum antara Pemkot Tangerang dan Pengembang.

"Permasalahan ini sudah sejak jaman Wahidin Halim masih menjadi Walikota, Namun faktanya hingga saat ini belum ada penyelesaian yang berarti. Mudah-mudahan dengan RDP kali ini bisa segera terselesaikan," harap Mustofa.

Sebagai informasi, RDP kali ini dihadiri oleh Ketua Komisi I Junadi, Anggota Komisi I Kholilah, Christian Lois, Zamaludin, Samsuni, Ketua Komisi II Syamsuri, Kasi Kemas Kecamatan Cipondoh Kundarto, Kabid Perkim Adrial Karami, Lurah Poris Plawad Indah Akmal Hambali, Perwakilan Warga Banjar Wijaya, dan Perusahaan.