Top

Komisi III Dukung DKP Tingkatkan Produksi Gabah Kering di Kota Tangerang




DPRDKOTATANGERANG – DPRD Kota Tangerang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) yang menargetkan peningkatan produksi Gabah Kering Panen (GKP) sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada beras nasional.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin menyampaikan, apresiasi atas kinerja DKP Kota Tangerang yang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan dan tantangan perubahan iklim.

“Komisi III DPRD Kota Tangerang mendukung penuh langkah DKP dalam menargetkan peningkatan produksi gabah sebagai bentuk kontribusi daerah terhadap program swasembada beras nasional. Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian di Kota Tangerang masih memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Holiludin.

Politisi Partai Nasdem tersebut menambahkan, DPRD juga mendorong agar program peningkatan produksi tersebut diiringi dengan langkah antisipatif, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada tiga bulan awal tahun.

“Kami meminta DKP bersama OPD terkait untuk menyiapkan strategi mitigasi, mulai dari penguatan pendampingan petani, pengelolaan irigasi, hingga kesiapan sarana dan prasarana pertanian. Dengan begitu, target produksi tetap dapat tercapai meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu,” tegasnya.

Ia menegaskan, DPRD Kota Tangerang akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh program pertanian berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta masyarakat secara luas.

“DPRD berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran yang mendukung sektor pertanian, sehingga target produksi yang telah ditetapkan dapat terealisasi dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, menargetkan produksi gabah tahun 2026 sebesar 1.500 ton. Targer tersebut lebih rendah dari tahun 2025, seiring dengan penyusutan luas lahan sawah di Kota Tangerang. Capaian panen Gabah Kering Panen (GKP) tahun 2025 tercatat mencapai 1.692 ton atau setara 846 ton beras dari 98 hektare lahan, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 1.542 ton.

“Penetapan target produksi gabah tahun 2026 disesuaikan dengan kondisi luas lahan sawah saat ini karena berkembangnya wilayah perkotaan. Namun, melihat tren peningkatan hasil panen pada 2025, kami tetap optimistis produktivitas pertanian dan ketahanan pangan Kota Tangerang dapat terus terjaga,” ujar Muhdorun saat dihubungi Jumat (23/01/26).(dsw)