DPRDKOTATANGERANG - Komisi III DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk memperbanyak penyelenggaraan event yang dapat melibatkan pelaku UMKM. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu upaya strategis untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Tangerang, Kosasih mengatakan, keberhasilan Festival Cisadane 2026 yang mampu mendorong perputaran ekonomi sekitar Rp10,63 miliar menunjukkan bahwa penyelenggaraan event dengan melibatkan UMKM memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Menurutnya, upaya mendorong pertumbuhan UMKM tidak harus dilakukan melalui satu event atau menjadi tanggung jawab satu instansi. Setiap perangkat daerah di lingkungan Pemkot Tangerang dapat mengambil peran dengan menghadirkan kegiatan yang mengundang masyarakat sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk berjualan dan mempromosikan produknya.
“Pemerintah daerah harus terus melakukan inovasi. Jadi bukan hanya Festival Cisadane saja, tetapi event-event lainnya juga perlu diperbanyak. Artinya, ini bukan hanya tugas Dinas Budpar, tetapi perangkat daerah lainnya juga bisa mengambil peran,” ujar Kosasih saat dihubungi, Senin (27/7/26).
Kosasih mencontohkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang dapat menggelar berbagai event olahraga seperti turnamen atau kompetisi dengan melibatkan UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Ia menilai dukungan pemerintah tidak selalu harus berupa bantuan material, tetapi juga dapat diberikan melalui penciptaan ruang usaha dan kesempatan memperluas pasar.
“Kalau semakin banyak event yang melibatkan UMKM, tentu perputaran ekonomi juga akan semakin signifikan. Kegiatan yang mengundang banyak masyarakat dapat membuka peluang bagi UMKM untuk mendapatkan konsumen baru,” ungkapnya.
Selain memperluas akses pasar, Kosasih mendorong peningkatan kualitas produk UMKM, khususnya makanan dan minuman, melalui penguatan legalitas dan tampilan produk. Dirinya mengapresiasi program sertifikasi halal produk yang digelar MUI bertepatan dengan Milad MUI ke-51 sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM Kota Tangerang.
Ia juga mendorong Pemkot Tangerang memberikan pendampingan melalui tenaga ahli desain grafis yang dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan kemasan produk agar lebih menarik dan memiliki daya jual.
“Produk UMKM, khususnya makanan, perlu didukung sertifikasi halal dan kemasan menarik untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Kami berharap Pemkot terus memberikan pendampingan, termasuk melalui tenaga ahli desain grafis untuk dapat berkonsultasi langsung,” jelasnya.
Lebih lanjut, anggota Fraksi Golkar tersebut menilai event yang dikemas menarik dan mampu mendatangkan banyak pengunjung dapat memberikan dampak ekonomi lebih besar. Ia berharap setiap perangkat daerah terus berinovasi menghadirkan kegiatan yang turut membuka peluang bagi UMKM.
“Event yang dikemas menarik dan melibatkan banyak masyarakat tentu akan memberikan dampak lebih besar. Kami berharap setiap perangkat daerah berinisiatif membuat kegiatan yang turut membuka peluang bagi UMKM,” pungkas Kosasih. (dsw)