Top

RDP Komisi I Tindaklanjuti Polemik Tanah Wakaf Makam Kampung Galeong




DPRDKOTATANGERANG - Komisi I DPRD Kota Tangerang menindaklanjuti polemik pengelolaan dan pemanfaatan tanah wakaf makam di Kampung Galeong RW 007, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang, Selasa (6/10/26).

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi mengatakan, RDP menghasilkan kesepahaman antara pihak pengelola atau nazir dengan masyarakat terkait pengembalian fungsi tanah wakaf sebagai area pemakaman.

“Alhamdulillah, tadi sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak untuk mengembalikan tanah wakaf tersebut sesuai fungsinya sebagai makam. Dari pihak nazir juga menyampaikan bahwa beberapa bangunan yang saat ini dikoskan atau dikontrakkan sepakat untuk diratakan dan dikembalikan fungsinya sebagai makam,” ujar Junadi.

Meski demikian, masih terdapat persoalan terkait salah satu bangunan yang telah disewakan kepada perusahaan dengan masa sewa hingga Desember 2028. Untuk itu, Komisi I akan kembali mempertemukan pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Masih ada bangunan yang disewakan kepada perusahaan sampai Desember 2028. Dalam waktu dekat kami akan memanggil Badan Wakaf Indonesia, pemerintah terkait, pihak pengadu, dan pihak yang diadukan untuk menyelesaikan persoalan ini agar ada solusi,” jelasnya.

Junadi menambahkan, kedua pihak juga telah menyepakati langkah untuk mencabut laporan yang sebelumnya telah disampaikan kepada pihak kepolisian. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna RW 007 Kampung Galeong, Lukman Fidriansyah, mengapresiasi ruang dialog yang difasilitasi Komisi I DPRD Kota Tangerang. Menurutnya, penyelesaian persoalan dengan mengedepankan persaudaraan penting dilakukan agar konflik tidak semakin berkepanjangan.

“Alhamdulillah, hari ini kita melihat ada tali persaudaraan antar sesama. Kami mengedepankan unsur persaudaraan agar konflik ini tidak terjadi berkepanjangan, mudah-mudahan kedepannya kita bisa bersinergi,” ucap Lukman. (dsw)