Top

Tangerang Open Speed Marathon 2026 Ditutup, DPRD Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet




DPRDKOTATANGERANG - Tangerang Open Speed Marathon 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, Jumat (25/9) hingga Minggu (27/9/26), di Taman Elektrik, kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Kejuaraan sepatu roda tersebut menjadi salah satu wadah bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, yang juga Ketua Perserosi Kota Tangerang, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan Tangerang Open Speed Marathon tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi atlet sepatu roda.

Dalam kejuaraan tersebut, Club Monastana Jakarta berhasil meraih Juara Umum kategori Speed, sementara GWIS Bekasi meraih Juara Umum kategori Standar. Turidi berharap kompetisi serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak atlet memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Alhamdulillah, dari awal sampai akhir kegiatan berjalan dengan baik. Tadi saya juga menanyakan kepada peserta, mereka cukup puas dan penontonnya juga cukup antusias,” ujar Turidi.

Ia menilai pemilihan kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang sebagai lokasi perlombaan turut memberikan pengalaman berbeda bagi para atlet. Dengan menggunakan rute jalan raya dan titik start di kawasan Taman Elektrik, para peserta dapat merasakan atmosfer kompetisi yang berbeda dibandingkan perlombaan yang digelar di lintasan khusus.

Dirinya berharap Tangerang Open Speed Marathon dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang melibatkan lebih banyak daerah, sehingga semakin banyak kompetisi yang dapat menjadi ruang bagi atlet untuk meningkatkan prestasi.

“Harapan saya ke depan kegiatan ini bukan hanya dilakukan oleh Kota Tangerang, tapi bisa dilakukan beberapa daerah. Sehingga semakin banyak perlombaan yang dipertandingkan dan Insya Allah ini menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi para atlet kita,” ungkapnya.

Sejalan dengan penguatan pembinaan atlet, Turidi juga menyampaikan rencana pengembangan sarana olahraga sepatu roda di Kota Tangerang. Menurutnya, keberadaan lapangan sepatu roda berstandar internasional diharapkan dapat mendukung kebutuhan latihan sekaligus pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Insya Allah di Kota Tangerang tahun 2027 kita sudah punya lapangan sepatu roda tingkat internasional. Sekarang DED-nya sudah kita buat. Kami DPRD bersama pemerintah akan men-support dalam bentuk pembinaan-pembinaan atlet,” jelas Turidi.

Dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan juga disampaikan para peserta. Peraih Juara Umum kategori Speed dari Club Monastana Jakarta, Muhammad Sal, mengatakan keikutsertaan timnya menjadi bagian dari persiapan sekaligus uji coba bagi para atlet.

“Kami sudah persiapan beberapa bulan lalu. Ini juga menjadi uji coba bagi atlet untuk persiapan ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Club GWIS Bekasi, Budi Nur Yainudin, yang berhasil meraih Juara Umum kategori Standar sekaligus Runner Up 1 kategori Speed, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi tujuan event nasional route, agenda tahunan di Kota Tangerang. Atlet-atlet juga butuh penyegaran, lomba di jalan raya seperti ini. Karena di luar negeri juga diselenggarakan kejuaraan di jalan raya” katanya. (dsw)