Top

Arief Wibowo: Tradisi Ngarak Perahu dan Gunungan Jadi Refleksi Syukur dan Keteladanan Rasulullah SAW




DPRDKOTATANGERANG - Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menyambut baik tradisi arak-arakan Perahu dan Gunungan hasil bumi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Tangerang. Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga merefleksikan sejarah, kebersamaan, serta kegembiraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Arief usai mendampingi Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, melepas puluhan arak-arakan Perahu dan Gunungan hasil bumi dari Masjid Raya Al-A'zhom menuju Masjid Agung Al-Ittihad, Selasa (25/8/26).

Arief menilai, tradisi Ngarak Perahu dan Gunungan yang telah berlangsung sejak 1939 di Kampung Kalipasir merupakan warisan budaya yang memiliki akar sejarah panjang dan terus dipelihara oleh masyarakat Kota Tangerang.

"Saya melihat bahwa arak-arakan ini punya akar sejarah yang tidak bisa kita pisahkan dari sejarah panjang Kota Tangerang. Arak-arakannya adalah bentuk partisipasi dan kegembiraan masyarakat yang dihadirkan di setiap momen Maulid," ujar Arief.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW yang mengutamakan kemanfaatan bagi sesama. Ia menilai, kehidupan tidak semata-mata tentang mengejar kenyamanan dan kemapanan, tetapi bagaimana seseorang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.

"Kita belajar dari sosok Rasulullah SAW bahwa hidup ini bukan sekadar mencari kenyamanan dan kemapanan, tetapi sejatinya hidup ini adalah menapaki jalan perjuangan dalam rangka memberikan kemanfaatan untuk sesama manusia, menyebarkan Islam rahmatan lil'alamin," katanya.

Arief juga mengaitkan semangat perjuangan Rasulullah SAW dengan momentum Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan buah dari perjuangan para pahlawan bangsa, sehingga semangat tersebut perlu terus diwariskan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Arief menyebut saat ini masyarakat membutuhkan lebih banyak figur yang dapat menjadi teladan di tengah berbagai tantangan dan dinamika kehidupan. Ia berharap keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang dan bangsa.

"Di tengah krisis kepeladanan hari ini, figur Rasulullah SAW sangat relevan untuk menjadi inspirasi kita semua untuk bisa berkontribusi bagi Kota Tangerang dan bangsa ini. Bagaimana kita mendedikasikan diri, hidup, dan apa yang kita miliki untuk memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui pilar ilmu, keimanan, amal saleh, dan akhlakul karimah. Nilai-nilai tersebut, kata Arief, pada akhirnya diharapkan mampu menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam dan menjadi nilai universal yang mendorong setiap manusia untuk menebarkan kebaikan serta kemanfaatan bagi sesama. (dsw)