DPRDKOTATANGERANG - Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah, mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perkampungan dan permukiman yang masih minim sentuhan pembangunan. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan akses informasi yang memadai serta pendampingan agar kebutuhan pembangunan di lingkungannya dapat disampaikan dan dikawal sesuai skala prioritas.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Pembangunan Kota Tangerang bersama tokoh masyarakat, kader, dan kalangan anak muda di RW 003, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu (2/8/26) malam.
Anggota Komisi IV tersebut mengatakan, sejumlah wilayah masih menghadapi kendala pembangunan, termasuk keterbatasan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) serta pelayanan dasar masyarakat. Karena itu, diperlukan upaya untuk memastikan pembangunan dapat dirasakan secara berimbang oleh masyarakat di kawasan perumahan maupun perkampungan.
"Target kita memang wilayah-wilayah yang kondisi sentuhan pembangunannya agak bermasalah seperti ini. Masalahnya karena persoalan PSU yang tidak ada, fasos-fasum yang tidak ada, maka kita akan turun ke daerah-daerah yang terkesan masih tertinggal ini," ujar Saiful.
Ia menegaskan, sosialisasi pembangunan juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar memahami mekanisme penyampaian aspirasi, mulai dari pengusulan melalui surat, Musrenbang, reses anggota DPRD, hingga perawatan fasilitas pembangunan. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menyampaikan kebutuhan secara terukur dan sesuai aturan.
"Selaku anggota Dewan, hari ini kita bukan sosialisasi untuk mencari suara atau mencari massa. Kita ingin memberikan kesadaran politik dan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana pembangunan itu harus dinikmati," katanya.
Saiful menambahkan, pendampingan diperlukan untuk memastikan usulan masyarakat, khususnya dari wilayah yang masih tertinggal, dapat menjadi bagian dari skala prioritas pembangunan. Ia menilai DPRD memiliki peran dalam mengawal kebutuhan prioritas tersebut agar dapat direalisasikan.
"Walaupun di pemerintah ada namanya KUA-PPAS, kebijakan umum anggaran prioritas, tetapi untuk kebutuhan yang menjadi prioritas di lingkungan, Dewan harus bisa ikut mendampingi dan memastikan kebutuhan tersebut segera terealisasi," tegasnya.
Sementara itu, Ketua RW 003 Kelurahan Periuk, Abdul Basit, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kehadiran anggota DPRD secara langsung dapat membantu mengawal kebutuhan pembangunan di wilayahnya, salah satunya fasilitas Posyandu yang hingga kini masih menggunakan tempat sewaan.
"Alhamdulillah dengan kedatangan Pak Saiful Milah sebagai pendamping, khususnya di masyarakat RW 003. Yang terdekat yang saya usulkan adalah Posyandu. Itu urgent banget, berhubung di sini tidak ada. Posyandu dari dulu masih mengontrak," ungkap Abdul. (dsw)