DPRDKOTATANGERANG - DPRD Kota Tangerang mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak musim kemarau panjang. Imbauan tersebut ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai garda terdepan dalam mitigasi bencana, disusul Dinas Ketahanan Pangan (DKP) agar memastikan ketersediaan pangan tetap aman bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Holiludin mengatakan, BPBD perlu mengantisipasi berbagai potensi bencana yang kerap muncul saat musim kemarau, seperti kekeringan, krisis air bersih, hingga kebakaran lahan dan permukiman.
"Kami mengimbau BPBD Kota Tangerang agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, maupun kebakaran lahan. Langkah mitigasi harus dilakukan sejak dini agar masyarakat tetap merasa aman dan dampaknya bisa diminimalkan," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (11/7/26).
Ia menambahkan, BPBD juga perlu melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak, menyiapkan personel serta sarana pendukung, sekaligus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.
Setelah kesiapsiagaan bencana diperkuat, Holiludin juga meminta DKP memastikan kondisi pangan di Kota Tangerang tetap stabil selama musim kemarau berlangsung.
"DKP harus memantau ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Jangan sampai musim kemarau berdampak pada pasokan pangan ataupun memicu kenaikan harga yang memberatkan masyarakat," katanya.
Menurutnya, koordinasi antarperangkat daerah menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau agar seluruh potensi dampak dapat diantisipasi secara menyeluruh, mulai dari aspek kebencanaan hingga ketahanan pangan.
"Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat bersinergi dan bergerak cepat dalam mengantisipasi musim kemarau. Dengan persiapan yang matang, pelayanan kepada masyarakat dapat tetap berjalan dengan baik dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," tutupnya. (dsw)