DPRDKOTATANGERANG – Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum menegaskan, bahwa aktivitas berburu takjil sudah menjadi tradisi masyarakat setiap bulan Ramadan, dan Pasar Lama selalu menjadi salah satu tujuan utama warga untuk ngabuburit sekaligus mencari aneka kuliner.
Menurut Yeni, keberadaan Pasar Lama bukan hanya ramai saat Ramadan, tetapi juga dikenal sebagai pusat wisata kuliner sepanjang tahun. Keragaman pilihan makanan menjadi daya tarik tersendiri, namun kenyamanan dan rasa aman pengunjung harus tetap menjadi prioritas.
“Warga mencari takjil bukan hanya soal makanannya, tapi juga ingin merasa aman dan nyaman. Ini yang perlu menjadi perhatian serius,” ujarnya saat diwawancara Selasa (24/2/26).
Oleh karena itu, Komisi III DPRD mendorong PT Tangerang Nusantara Global (TNG) selaku BUMD yang mendapat amanah pengelolaan Pasar Lama agar lebih serius merealisasikan target penataan dan pengembangan kawasan. Hal tersebut meliputi kebersihan lingkungan, keamanan, pengelolaan retribusi yang legal dan transparan, serta penataan parkir yang tertib.
“Penataan pedagang harus diperhatikan agar kawasan Pasar Lama tetap mudah dijangkau pengunjung dan tidak menimbulkan kesan kumuh. Jangan sampai karena ramainya pengunjung dan pedagang musiman justru menurunkan kenyamanan. Pasar Lama ini ikon kota dan tujuan utama warga berburu takjil,” tegas Yeni.
Ketua Fraksi PKS tersebut juga menilai selain peran pengelola, partisipasi masyarakat dalam pengawasan juga dinilai sangat penting karena DPRD tidak dapat melakukan pengawasan selama 24 jam, sehingga dibutuhkan saluran pengaduan yang mudah diakses dengan informasi nomor hotline dan media pengaduan yang lebih masif serta mudah terlihat agar masyarakat tidak sungkan menyampaikan masukan maupun keluhan.
Komisi III DPRD Kota Tangerang berharap, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pedagang, dan masyarakat, Pasar Lama dapat terus menjadi lokasi berburu kuliner favorit yang tertib, nyaman, dan membanggakan bagi Kota Tangerang. (dsw)