Top

Komisi IV Kawal Percepatan Perbaikan Drainase Taman Cibodas Jelang Musim Hujan




DPRDKOTATANGERANG - Komisi IV DPRD Kota Tangerang mengawal percepatan penanganan drainase di Perumahan Taman Cibodas, Kecamatan Cibodas, guna meminimalkan risiko banjir menjelang musim hujan. Ancaman luapan Kali Sabi dan genangan di kawasan kolong Flyover Cibodas menjadi perhatian serius yang membutuhkan penanganan cepat dan terukur dari perangkat daerah terkait.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Hendra Gunawan menegaskan, bahwa penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. Langkah awal yang perlu diprioritaskan meliputi pengerukan sedimentasi lumpur, pembersihan saluran yang tersumbat, serta optimalisasi saluran pembuangan utama untuk memperlancar aliran air.

“Saya meminta Dinas PUPR Kota Tangerang segera mengambil langkah konkret di lapangan. Pengerukan sedimentasi dan pembersihan saluran harus menjadi prioritas agar aliran air kembali lancar dan risiko genangan dapat diminimalkan sebelum musim hujan tiba,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/10/26).

Menurutnya, percepatan perbaikan drainase perlu diikuti dengan target pengerjaan yang jelas, jadwal pelaksanaan yang terukur, serta pengawasan berkala. Koordinasi antara Dinas PUPR, Satgas Operasional Kecamatan Cibodas, dan unsur kewilayahan juga perlu diperkuat agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan kendala di lapangan dapat segera ditangani.

Hendra menambahkan, Komisi IV akan melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan, termasuk pemasangan U-ditch dan perbaikan tanggul di kawasan permukiman. Keterlibatan RT/RW dan tokoh masyarakat turut diperlukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan sekaligus memastikan kebutuhan warga menjadi perhatian dalam proses penanganan.

“Perbaikan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami akan mengawal pelaksanaannya agar sesuai dengan target waktu dan spesifikasi, serta memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hendra menekankan bahwa pengendalian banjir di Kecamatan Cibodas membutuhkan penanganan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Selain meningkatkan kapasitas drainase dan memperkuat tanggul Kali Sabi, kesiapan infrastruktur pengendali banjir, seperti rumah pompa dan pintu air, perlu dipastikan berfungsi optimal.

Ketersediaan genset sebagai sumber listrik cadangan juga menjadi perhatian untuk menjaga operasional peralatan pengendali banjir ketika terjadi pemadaman saat cuaca ekstrem. Di samping itu, kesiapan personel operasional di wilayah Kelurahan Uwung Jaya dan sekitarnya perlu didukung agar respons terhadap peningkatan debit air dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Untuk jangka panjang, Hendra menilai pengembangan sumur resapan dan infrastruktur hijau perlu menjadi bagian dari upaya mengurangi limpasan air hujan. Langkah tersebut harus didukung koordinasi lintas perangkat daerah, pengawasan pelaksanaan program, serta perencanaan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya ketika genangan terjadi. Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar perbaikan infrastruktur dan kesiapan sistem pengendalian banjir berjalan optimal, sehingga warga Perumahan Taman Cibodas dapat merasa lebih aman saat musim hujan,” pungkas Hendra. (dsw)