Top

Komisi IV Dukung Penataan Jalan Kiasnawi Ramah Pejalan Kaki




DPRDKOTATANGERANG - DPRD Kota Tangerang melalui Komisi IV mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menata kawasan Jalan Kiasnawi menjadi kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.

Penataan kawasan Jalan Kiasnawi ke depan akan dilengkapi pedestrian selebar 3,5 meter di sisi kiri dan kanan jalan. Sementara itu, badan Jalan Kiasnawi memiliki lebar 8 meter. Dalam penataan tersebut, parkir di pinggir jalan juga akan ditiadakan sehingga ruang jalan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan maupun pejalan kaki.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, M. Hafidz Firdaus menilai, rencana penataan tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.

“Pada prinsipnya kami mendukung penataan Jalan Kiasnawi ini. Penataan kawasan harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik yang menggunakan kendaraan maupun yang berjalan kaki,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (11/9/26).

Menurut Hafidz, penyediaan fasilitas pedestrian yang memadai perlu menjadi perhatian dalam penataan kawasan perkotaan. Keberadaan pedestrian di kedua sisi jalan diharapkan memberikan ruang yang aman bagi pejalan kaki sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan penertiban setelah penataan dilakukan. Menurutnya, keberadaan pedestrian harus dijaga agar tidak kembali digunakan untuk parkir liar maupun aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang berpotensi mengganggu fungsi pedestrian dan membuat kawasan kembali semrawut.

“Jangan sampai setelah pedestrian dibangun dan kawasan ditata, kemudian kembali dipenuhi parkir liar atau PKL yang menggunakan ruang pedestrian. Ini harus menjadi perhatian bersama, sehingga hasil penataan benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat dan kawasan tetap tertib,” tegasnya.

Selain pedestrian dan penataan parkir, penataan Jalan Kiasnawi juga perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pengaturan lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sekitarnya. Hal tersebut penting mengingat kawasan Kiasnawi menjadi salah satu akses yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

“Kami berharap penataan ini tidak hanya membuat kawasan lebih rapi, tetapi juga meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai dan pengaturan yang baik, aktivitas kendaraan dan pejalan kaki dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar,” katanya. (dsw)