Top

Saiful Milah Soroti Kebutuhan Fasos-Fasum dan Perbaikan Jalan Lingkungan di Reses Kesatu




DPRDKOTATANGERANG - Kebutuhan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) serta perbaikan jalan lingkungan masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah, khususnya di daerah pemilihan (dapil) V Kota Tangerang. Hal tersebut diketahui Saiful Milah, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang sekaligus PAW Ketua DPRD Kota Tangerang terpilih, melalui pantauan lapangan dan komunikasi dengan masyarakat menjelang pelaksanaan reses kesatu masa sidang 2026-2027.

Saiful Milah melihat, sejumlah kawasan perkampungan masih membutuhkan pembangunan fasilitas penunjang aktivitas warga. Di antaranya, sarana posyandu, pengadaan lahan untuk fasilitas bersama, serta peningkatan jalan lingkungan yang mendukung mobilitas masyarakat.

“Di dapil V ini masih banyak wilayah perkampungan yang membutuhkan pembangunan. Kebutuhannya seperti sarana posyandu, pengadaan tanah untuk fasilitas umum di lingkungan warga, dan juga jalan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (10/10/26).

Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi gambaran awal mengenai persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah. Sementara itu, aspirasi resmi masyarakat dalam kegiatan reses kesatu akan dihimpun melalui formulir yang telah disiapkan untuk kemudian disampaikan kepada Sekretariat DPRD.

Melalui mekanisme tersebut, usulan warga diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program pembangunan, termasuk perencanaan anggaran 2027.

Saiful berharap masyarakat dapat memanfaatkan reses untuk menyampaikan kebutuhan yang benar-benar diperlukan di lingkungan masing-masing. Keterlibatan warga dinilai penting agar usulan pembangunan memiliki dasar yang jelas dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Harapan saya, masyarakat memahami arti dan fungsi reses. Jadi, mereka datang, berdialog, dan menyampaikan usulan yang memang dibutuhkan di lingkungannya. Aspirasi itu nantinya akan kita himpun melalui formulir reses untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Ia menegaskan, usulan yang masuk akan menjadi bahan perjuangan DPRD sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Ia juga berharap kebutuhan fasos-fasum dan perbaikan jalan lingkungan dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program pemerintah daerah berdasarkan skala prioritas.

“Insyaallah akan kami kawal. Melalui reses, pokok-pokok pikiran dewan menjadi salah satu jalur untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” tutupnya. (Sin)